Meniup makanan Panas dalam islam : Share & Care

Meniup makanan Panas dalam islam

| September 20, 2014

Larangan meniup makanan panas dalam islam demi kesehatan

 

Hukum meniup makanan panas dalam islam adalah dilarang, lho.. kenapa? Saya sering sekali meniup makanan ataupun minuman yang masih panas dengan tujuan supaya cepat dingin dan bisa dimakan atau diminum mungkin kejadian ini juga terjadi pada anda.

Meniup makanan dan minuman selagi masih panas dilarang Rasulullah SAW , ada solusi lain agar kita tidak melanggar larangan ini. Sebelumnya simak terlebih dahulu hadis-hadis tentang larangan meniup makanan panas dalam islam di bawah ini:

Bahkan ada adab (cara) minum air di dalam gelas dalam islam:

hukum meniup makanan dalam islam1

hukum meniup makanan dalam islam1

 

Hadis Kedua tentang hukum meniup makanan dalam islam  :

hukum meniup makanan dalam islam2

Dan di perkuat oleh Ibnul Qoyim:

meniup makanan dalam islam dilarang-qoyim

Jika memperhatikan kedua alasan diatas, mendinginkan makanan atau minuman menggunakan kipas termasuk di perbolehkan tentu dengan persyaratan kipas yang di pakai haruslah bersih dari debu dan kotoran agar tidak mengotori makanan dan minuman tersebut.

Artikel ini di kutip dari forum tanya jawab dengan Ustadz Ammi Nur Baits ketua dan pembina konsultasiSyariah.com

Kajian Ilmiah tentang larangan meniup makanan panas dalam islam

Jika di kaji secara ilmiah sudah pasti erat kaitannya dengan ilmu kimia, makanan atau minuman yang masih panas mengeluarkan uap air yang rumus kimianya H2O. Saat kita tiupkan udara dingin dari mulut secara tidak langsung kita meniupkan karbon dioksida atau CO2 ke atas permukaan makanan dan minuman panas tersebut. Reaksi kedua senyawa tersebut yaitu CO2 dan H2O menghasilkan senyawa baru yang disebut Asam Karbonat (H2CO3) dengan rumus reaksi kimia H2O + CO2 –> H2CO3 .

Senyawa asam karbonat yang masuk dalam tubuh kita akan menyatu bersama sel darah merah, karena asam karbonat  bersifat asam maka tingkat keasaman (PH) darah bersifat  menjadi asam dari sebelumnya dan PH darah menurun keadaan ini dalam dunia kedokteran di sebut asidosis.

Efek dari asidosis yang berlebihan dalam tubuh bisa berakibat buruk bagi kesehatan, akibatnya penderita asidosis berat dapat menglami mual, mengantuk dan rasa lelah yang luar biasa. Jika keadaan ini semakin memburuk berakibat turunnya tekanan darah dapat menimbulkan koma sampai resiko kematian.

Itulah mengapa Rasulullah melarang meniup makanan panas dalam islam, demi menjaga kesehatan tubuh. Begitu indah islam mengatur hal-hal yang sepertinya sepele tetapi ternyata sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan.

 sumber:

 http://www.konsultasisyariah.com/adab-makan-dilarang-meniup-makanan-dan-minuman/

http://tarbiahmoeslim.wordpress.com/2013/12/07/larangan-meniup-makanan-dan-minuman-panas-menurut-islam-dan-kesehatan/

Tags: , , , , ,

Category: Tips Kesehatan

Comments are closed.

%d bloggers like this: